Struktur dan Fungsi Tumbuhan

•April 16, 2010 • Tinggalkan sebuah Komentar

Struktur dan Fungsi tumbuhan

Bagian-bagian tumbuhan terdiri dari akar,batang, daun, bunga, buah dan biji.

-AKAR-
Struktur Morfologi
1. Batang akar
2. Rambut akar, untuk memperluas daerah penyerapan air dan mineral. Ranbut akar hanya tumbuh dkt ujung akar dan umumnya relatif pendek
3. Ujung akar, sebagai daerah meristematik yang sel-selnya berdinding tipis dan selalu aktif membelah diri.
4. Kaliptra / Tudung akar, sebagai pelindung dari ujung akar dari kerusakan mekanis ketika menembus tanah. Bagian luar tudung akar mengandung lendir.

Struktur Anatomi
Dari lapisan luar ke dalam
1. Jaringan Epidermis, terdiri dari sel terluar, tipis, rapat, dan mudah dilalui air. Sel ini akan bermodifikasi membentuk rambut-rambut akar.
2. Jaringan Korteks, terdiri dari beberapa lapis sel, berdinding tipis, berfungsi sebagai penyimpan cadangan makanan. Ruang sel berperan dalam pertukaran gas.
3. Jaringan Endodermis, terdiri dari sel selapis, tebal, sulit dilalui air (selektif). Sebagian selnya memiliki bagian seperti pita yang mengandung gabus (zat suberin). Bagian ini disebut pita kaspari. Endodermis berperan sebagai pengatur jalannya larutan yang diserap dari tanah masuk ke silinder pusat.
4. Stele, terdiri dari xilem (pembuluh kayu), perisikel (perikambium) dan floem (pembuluh tapis). Perisikel merupakan lapisan terluar dari silinder pusat yang terdiri dari satu atau beberapa lapisan sel. Perisikel brfungsi dalam pertumbuhan sekunder dan pertumbuhan akar ke samping. Sedangkan xilem dan floem merupakan berkas pembuluh angkut terletak di sebelah dalam perisikel. Xilem berfungsi untuk pengankutan air ke seluruh bagian tumbuhan. Floem berfungsi untuk pengankutan hasil fotosintesis ke seluryh tumbuhan.

Fungsi akar :
1. menyerap air dan garam-garam mineral
2. memperkokoh tegaknya tanaman
3. alat respirasi. Conthnya seperti pada tumbuhan bakau.
4. menyimpan cadangan makanan. Contohnya pada tanaman wortel
5. alat perkembangbiakan vegetatif. Contohnya pada tanaman sukun.

-Proses pengangkutan air dan mineral serta pengangkutannya-

BATANG
Struktur Morfologi
1. Batang herba, umumnya batang lunak, berwarna hijau (karena terdapat klorofil), terdapat stomata, sedikit / tidak ada jaringan kayu, ukuran kecil, dan umurnya relatif pendek.
2. Batang berkayu, umumnya batang keras, terdapat jaringan kayu, berwarna coklat, terdapat lentisel, ukuran besar, dan umurnya relatif panjang.

Struktur Anatomi
Dari lapisan luar ke dalam
1. Jaringan Epidermis, terdiri dari selapis sel, dinding sel menebal, dilindungi oleh kutikula
2. Jaringan Korteks, terdiri dari beberapa lapis sel, berongga-rongga, bervakuola besar, berfungsi sebagai tempat menyimpan cadangan makanan
3. Stele, terdiri dari xylem dan floem. Letak jaringan pengangkut (xylem dan floem) pada tumbuhan dikotil lebih teratur daripada tumbuhan monokotil

Fungsi batang:
1. sebagai organ perlintasan air dan makanan. Xylem sebagai jaringan yang mengangkut air dan garam mineral, sedangkan Floem sebagai jaringan yang mengangkut hasil fotosintesis (makanan)
2. sebagai organ pembentuk dan penyangga tubuh tumbuhan
3. sebagai tempat penyimpan cadangan makanan 4. sebagai alat perkembangbiakan vegetatif

DAUN
Struktur Morfologi
1. Bentuk daun berdasarkan tepi daun (rata, bergerigi, dsb)
2. Daun berdasarkan jumlah anak daun dalam 1 tangkai
3. Daun berdasarkan tulang daun

Daun yang memiliki ketiga bagian daun yaitu helaian daun, tangkai daun, dan pelepah daun disebut daun sempurna. Misalnya daun pisang dan daun talas. Daun yang tidak memiliki satu atau lebih bagian daun disebut daun tidak sempurna. Misalnya daun jambu dan daun mangga. Daun yang hanya memiliki satu helai daun pada tangkainya disebut daun tunggal. Contohnya daun mangga. Sedangkan daun yang memiliki lebih dari satu helai daun pada tangkainya disebut daun majemuk. Contohnya daun belimbing.

Daun majemuk ada yang menyirip ada pula yang menjari. Daun majemuk yang menyirip ada yang menyirip ganda dan ada pula yang menyirip tunggal. Tumbuhan dikotil umumnya memiliki daun dengan susunan tulang daun menyirip atau menjari. sedangkan tumbuhan monokotil memiliki daun dengan susunan tulang daun sejajar atau melengkung.

Struktur Anatomi
Dari lapisan atas ke bawah
1. Jaringan Epidermis atas, terdiri dari sel selapis yang dilindungi oleh kutikula
2. Jaringan Palisadep, sel berbentuk seperti tiang, terdapat banyak kloroplas
3. Jaringan Spons, sel berlapis-lapis, terdapat rongga udara, terdapat sedikit kloroplas, terdapat jaringan pengangkut (xylem dan floem)
4. Jaringan Epidermis bawah, terdiri dari sel selapis, terdapat stomata yang berfungsi sebagai tempat pertukaran udara

Fungsi Daun
1. sebagai tempat fotosintesis
2. sebagai tempat respirasi
3. sebagai tempat transpirasi
4. sebagai alat perkembangbiakan vegetatif

BUNGA
Bagian-bagian bunga adalah :
1. Calix (kelopak), berfungsi untuk melindungi bunga ketika masih kuncup
2. Corolla (mahkota), berfungsi sebagai hiasan bunga untuk menarik serangga untuk membantu tumbuhan dalam penyerbukan.
3. Stamen (benangsari), terdiri dari filamen (tangkai sari), antera (kepala sari), pollen (serbuk sari). Benang sari merupakan organ perkambangbiakan jantan pada tumbuhan.
4. Pistillum (putik), terdiri dari stigma (kepala putik), stillus (tangkai putik), ovarium (bakal buah), ovullum (bakal biji). Putik merupakan organ perkambangbiakan betina karna membentuk sel telur atau ovum.

Bunga yang memiliki bagian-bagian yang lengkap yaitu kelopak bunga, mahkota bunga, benang sari, dan putik disebut bunga lengkap. Sedangkan bunga yang tidak memiliki salah satu diantara keempat bagian bunga disebut bunga tidak lengkap. Bunga yang tidak memiliki putik disebut bunga jantan, sedangkan bunga yang tidak memiliki benang sari disebut bunga betina. Bunga yang memiliki putik dan benang sari dalam satu bunga disebut bunga hermafrodit.

BUAH

Buah dapat dibedakan menjadi tiga yaitu buah tunggal, agregat, dan majemuk. Buah tunggal yaitu bila buah dibentuk oleh satu bakal buah. Misalnya buah mangga. Buah agregat yaitu bila buah dibentuk oleh banyak bakal buah. Misalnya buah sirsak, arbei, dan srikaya. Sedangkan buah majemuk yaitu bila buah dibentuk oleh banyak bakal buah dari banyak bunga. Misalnya buah nanas, keluih, dan nangka.
Ada 2 macam buah yaitu :
1. Buah sejati, misal : mangga, rambutan, dll
2. Buah semu, misal : nangka, nanas, jambu mente, apel, dll

BIJI
1. Spermodermis (kulit biji). Pada tumbuhan angiospermae bijinya memiliki dua lapisan yaitu kulit luar dan kulit dalam. Sedangkan pada tumbuhan Gymnospermae bijinya memiliki tiga lapisan yaitu lapisan luar, tengah, dan dalam.
2. Funiculus (tali pusat) merupakan bagian yang menghubungkan biji dengan papan biji.
3. Nucleus seminis (inti biji) adalah semua bagian biji yang terdapat di dalam kulit ari.

Hello world!

•April 12, 2010 • 1 Komentar

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.